KEGIATAN SEKOLAH
Sukawali, 08 Februari 2025- UPTD Puskesmas Sukawali gelar kegiatan skrining kesehatan jiwa pada anak sekolah usia 11-17 tahun dalam rangka upaya untuk melakukan deteksi dini dan intervensi dini persoalan atau kesulitan emosi dan perilaku. Puskesmas Sukawali melakukan pencegahan (preventif) melalui deteksi dini kepada siswa SDN Surya Bahari dengan menggunakan kuesioner SDQ (Strengths and Difficulties Questionnaire), dengan jumlah sebanyak 30 siswa kelas V serta 25 siswa kelas VI pada Kamis, 06 Februari 2025.

Kepala UPTD Puskesmas Sukawali dr. Abdul Yayi, menyampaikan bahwa Pelayanan Kesehatan Jiwa di sekolah merupakan salah satu upaya peningkatan (promotif), pencegahan (preventif), tatalaksana (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif) yang dilakukan terhadap peserta didik sedari dini, meliputi :
1. Peningkatan kesehatan jiwa (promotif) dilaksanakan melalui kegiatan penyuluhan masalah emosi, perilaku
2. Pencegahan (preventif) dilaksankan melalui deteksi dini kepada seluruh peserta didik dengan menggunakan kuesioner SDQ (Strengths and Difficulties Questionnaire).
3. Tatalaksana (kuratif) dan pemulihan dilakukan melalui : Intervensi dini berupa psikoedukasi dan konseling oleh guru dan teman sebaya, pembinaan dan konseling kepada keluarga agar ikut berperan aktif dalam memberikan bimbingan, meningkatkan kemampuan anak didik serta meningkatkan kesehatan jiwanya.
4. Bila permasalahan tidak dapat ditangani disekolah dapat dirujuk ke Puskesmas atau Rumah Sakit dengan membawa buku rujukan khusus
Harapannya dengan dilakukan skrining ini dapat mendeteksi adanya indikasi gangguan mental pada anak, menentukan risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental, mendapatkan penanganan sedini mungkin serta mendapatkan data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik.
cc: dwf
#sehatdimulaidarisaya